Tampilkan postingan dengan label jaringan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label jaringan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 25 Januari 2018

Sejarah dan Latar Belakang adanya Jaringan Komputer

Era Digital saat ini, dunia sudah bisa terhubung dengan sedemikian rupanya, berbagai teknologi pun semakin mutakhir, hingga akhirnya menjadi suatu kebutuhan yang dibutuhkan, khusunya dalam jaringan komputer, berbagai kegiatan seperti meeting, konferensi, hingga berjualan, kini bisa dilakukan di dunia maya, ini menjadi fasilitas yang semakin memudahkan khalayak banyak, untuk bertegur sapa tanpa harus bertemu dan memakan waktu lebih lama. seperti slogan "World in your hand", ini sepertinya berjalan dengan mulus, pasalnya orang bisa menemukan apapun, terhubung dengan siapapun dalam dunia maya. tapi tahukah anda, bagaimana sejarah dan latar belakang adanya jaringan komputer ini ?

Pada Tahun 1940-an, di negara Amerika, ada sebuah penelitian yang tujuannya ingin memanfaatkan sebuah perangkat komputer secara bersamaan. seiring berjalannya waktu ketika jenis komputer mulai bermacam-macam, hingga akhirnya terciptalah super komputer yang waktu itu dikenal dengan harganya yang super mahal juga. karena faktor itu maka ada tuntutan, sebuah komputer mesti melayani beberapa terminal, dari sinilah muncul konsep distribusi proses berdasarkan waktu yang kita kenal dengan nama Time Sharing System (TSS), bentuk pertama kali jaringan komputer diaplikasikan. Pada sistem TSS beberapa terminal terhubung secara seri kesebuah komputer.
Gambar1. Time Sharing System 


Selanjutnya, Konsep ini berkembang menjadi proses distribusi (Distributed Processing). Dalam Proses ini beberapa host komputer mengerjakan sebuah pekerjaan besar secara paralel untuk melayani beberapa terminal yang tersambung secara seri disetiap komputer. 
Gambar 2. Distributed Processing

Selanjutnya ketika harga-harga komputer kecil sudah mulai menurun, dan konsep distribusi ini sudah matang, maka barulah penggunaan komputer dan jaringannya sudah mulai beragam dari mulai menangani proses bersama maupun komunikasi antar komputer (Peer to Peer System) saja tanpa melalui komputer pusat. Dengan itu, mulailah berkemabnga teknologi jaringan komputer, teknologi jaringan lokal yang kita kenal dengan Local Area Network (LAN). Dan dari sinilah , ketika Internet sudah mulai diperkenalkan dan beredar, maka sebagian jaringan LAN tadi yang berdisi sendiri, saling terhubung, hingga akhirnya terbentuk jaringan antar LAN dan mempunyai ruang lingkup yang cukup luas, yang dinamakan MAN (Metropolitan Area Network) , dan pada akhirnya Jaringan MAN ini yang saling terhubung hingga sampai terhubung antar Negara benua dan ruang lingkupnya sangat luas yang dinamakan WAN (Wide Area Network).

Kamis, 28 Mei 2015

Teknologi Wireless

Teknologi Wireless ( Tanpa Kabel)
Dalam pengembangan perangkat telekomunikasi tentunya kita sering mendengar kata wireless, yaitu menghubungkan dua perangkat yang tidak menggunakan media kabel. Teknologi nirkabel adalah teknologi nirkabel, telekomunikasi hubungan tidak lagi menggunakan media atau kabel sarana tetapi dengan menggunakan gelombang elektromagnetik sebagai pengganti kabel. Perkembangan teknologi nirkabel untuk tumbuh dan berkembang, di mana setiap kali kita selalu membutuhkan sarana telekomunikasi. Hal ini dibuktikan dengan meningkatnya jumlah penggunaan ponsel, tetapi juga mengembangkan teknologi nirkabel yang digunakan untuk mengakses internet.

Beberapa contoh teknologi nirkabel seperti:

- Inframerah (IR), radiasi elektromagnetik dari panjang gelombang lebih panjang dari cahaya tampak, tetapi lebih pendek dari radiasi gelombang radio.

- Jaringan nirkabel area luas (bluetooth), spesifikasi industri untuk daerah pribadi jaringan (jaringan area pribadi atau PAN) tanpa kabel. Bluetooth dapat digunakan untuk menghubungkan dan bertukar informasi antar perangkat.

- Frekuensi Radio (RF), mengacu pada spektrum elektromagnetik di mana gelombang elektromagnetik dapat dihasilkan dengan pemberian arus bolak-balik ke antena.

- Wireless jaringan area pribadi, umumnya memiliki jarak komunikasi maksimal 10m saja, lebih pendek dari Wireless Local Area Network (WLAN).

- Wireless LAN (802.11), jaringan nirkabel yang menggunakan frekuensi radio untuk komunikasi antara perangkat komputer dan akses poin yang akhirnya membentuk dasar dari radio dua arah transceiver yang biasanya bekerja di bandwith 2,4 GHz (802.11b, 802.11g) atau 5 GHz (802.11a). Kebanyakan peralatan mempunyai kualifikasi Wi-Fi, IEEE 802.11b atau akomodasi IEEE 802.11g dan menawarkan beberapa level keamanan seperti WEP atau WPA.

Selasa, 26 Mei 2015

Mekanisme Kerja dari VPN Server

VPN (Virtual Private Network), yang merupakan koneksi pribadi melalui jaringan publik atau internet, jaringan virtual berarti jaringan harus ditandai sebagai virtual .. Swasta yaitu jaringan pribadi terbentuk di mana tidak semua orang bisa mengaksesnya. Data tersebut dikirim dienkripsi sehingga tetap rahasia meskipun melalui jaringan publik. Jika menggunakan VPN kita seolah-olah untuk membuat jaringan dalam jaringan atau biasa disebut tunnel. VPN menggunakan salah satu dari tiga teknologi tunneling yang ada adalah: PPTP, L2TP dan standar terbaru, Internet Protocol Security (biasa disingkat IPSec). VPN adalah kombinasi dari tunneling dan teknologi enkripsi.

Cara kerja dari VPN (PPTP protokol) adalah sebagai berikut:

Mekanisme Kerja dari VPN Server (Tunneling)
VPN membutuhkan sebuah server yang berfungsi sebagai penghubung antara PC, server VPN dapat komputer dengan server VPN atau router. Untuk memulai sambungan, komputer dengan aplikasi VPN Client menghubungi server VPN, server VPN kemudian memverifikasi username dan password dan jika berhasil maka VPN Server memberikan alamat IP baru pada komputer klien dan kemudian koneksi / tunnel akan terbentuk.

Selanjutnya, komputer klien dapat digunakan untuk mengakses berbagai sumber daya (komputer atau LAN) yang berada di belakang contoh VPN Server untuk mentransfer data, dokumen ngeprint, browsing dengan gateway VPN dipasok dari Server, melakukan remote desktop dan lain sebagainya.

Teknologi VPN menyediakan tiga fungsi utama untuk penggunanya. Fungsi utama adalah sebagai berikut:

1. Kerahasiaan (Confidentiality)

Teknologi VPN memiliki sistem kerja mengenkripsi semua data yang melewati itu. Dengan teknologi enkripsi, maka Anda menjadi lebih terjaga kerahasiaan. Bahkan jika ada orang yang dapat menekan data Anda lewat, tetapi mereka belum tentu bisa membacanya dengan mudah karena telah dienkripsi. Dengan menerapkan sistem enkripsi ini, tidak ada satu orang dapat mengakses dan membaca isi jaringan data Anda dengan mudah.

2. Data Integritas (Integrity Data)

Ketika melewati jaringan internet, data Anda sebenarnya sudah berjalan sangat jauh di negara yang berbeda. Di tengah perjalanannya, apapun bisa terjadi untuk itu. Apakah itu hilang, rusak, bahkan isi dimanipulasi oleh orang-orang untuk bersenang-senang. VPN memiliki teknologi yang dapat menjaga integritas data yang Anda kirim untuk mendapatkan ke tujuan tanpa cacat, hilang, rusak, atau dimanipulasi oleh orang lain.

3. Otentikasi Sumber (Origin Authentication)

Teknologi VPN memiliki kemampuan untuk mengotentikasi pengirim sumber data yang akan diterima. VPN akan melakukan pemeriksaan terhadap semua data yang masuk dan mengambil data sumber informasi. Kemudian alamat ini sumber data akan disetujui jika keaslian berhasil. Dengan demikian, VPN memastikan bahwa semua data yang dikirim dan diterima oleh Anda dari sumber yang seharusnya. Tidak ada data yang dipalsukan atau dikirimkan oleh pihak lain.

DHCP Server

DHCP (Dynamic Host cofiguration Protocol) adalah layanan yang secara otomatis memberikan IP NO ke komputer yang meminta komputer yang tidak memberikan IP disebut server DHCP, sedangkan komputer yang tidak memberikan protokol DHCP client disebut berbasis IP arsitektur client / server yang digunakan untuk memfasilitasi alokasi alamat IP dalam satu jaringan. Dalam DHCP melibatkan dua pihak, yaitu DHCP Server dan DHCP Client. DHCP server merupakan sebuah mesin yang menjalankan layanan yang dapat "sewa" alamat IP dan informasi TCP / IP untuk semua klien lain yang memintanya. DHCP client merupakan mesin klien yang menjalankan perangkat lunak klien DHCP yang memungkinkan mereka untuk dapat berkomunikasi dengan DHCP Server.

DHCP server umumnya memiliki sekumpulan alamat yang diizinkan untuk didistribusikan kepada klien, yang disebut sebagai DHCP Pool. Setiap klien kemudian akan menyewa alamat IP dari DHCP kolam renang untuk waktu yang ditentukan oleh DHCP, biasanya hingga beberapa hari. Ketika waktu alamat IP sewa berakhir, klien akan meminta server untuk memberikan alamat IP yang baru atau memperpanjangnya. DHCP memiliki beberapa jenis, termasuk :
  1. DHCP Scope : adalah alamat IP yang dapat disewakan kepada klien DHCP. Hal ini juga dapat dikonfigurasi oleh administrator menggunakan alat konfigurasi server DHCP. Biasanya, sebuah alamat IP disewakan dalam jangka waktu tertentu, yang disebut sebagai DHCP Lease, yang umumnya bernilai tiga hari. Informasi tentang DHCP Scope dan alamat IP yang telah disewakan kemudian disimpan di DHCP database server DHCP. Nilai alamat IP yang dapat disewakan harus diambil dari kolam DHCP tersedia dialokasikan dalam jaringan. Kesalahan yang sering terjadi dalam konfigurasi DHCP Server adalah kesalahan dalam konfigurasi DHCP Scope.
  2. DHCP Lease: adalah alamat IP batas waktu sewa yang diberikan kepada klien DHCP dengan DHCP Server. Umumnya, dapat dikonfigurasi sedemikian rupa oleh seorang administrator dengan menggunakan beberapa peralatan konfigurasi (dalam Windows NT Server dapat menggunakan DHCP Manager atau Windows 2000 dan di atas dapat menggunakan Microsoft Management Console [MMC]). DHCP Lease juga sering disebut sebagai Reservation.
  3. Mekanisme Kerja dari DHCP Server
  4. DHCP Options: DHCP Options ekstra pengaturan alamat IP yang diberikan oleh DHCP untuk klien DHCP. Ketika klien meminta alamat IP dari server, server akan memberikan setidaknya satu alamat IP dan subnet alamat jaringan. Server DHCP juga dapat dikonfigurasi sedemikian rupa untuk memberikan informasi tambahan kepada klien, yang tentu dapat dilakukan oleh administrator. DHCP Options dapat diterapkan untuk semua klien, Lingkup DHCP tertentu, atau untuk host tertentu dalam jaringan.

Mekanisme Kerja dari FTP Server

FTP (File Transfer Protocol) adalah protokol yang digunakan untuk pertukaran file dalam jaringan komputer yang mendukung TCP / IP. Dua poin utama di FTP adalah FTP Server dan FTP Client. FTP juga dapat dikatakan sebuah protokol Internet yang berjalan pada lapisan aplikasi yang merupakan standar untuk mentransfer file komputer antar framework.

Mekanisme Kerja FTP Server
FTP merupakan salah satu protokol Internet yang paling awal dikembangkan, dan masih digunakan saat ini untuk melakukan download dan upload file antara komputer dan Server FTP Client FTP. Sebuah Klien FTP merupakan aplikasi yang dapat mengeluarkan perintah FTP ke sebuah server FTP, sementara FTP Server adalah Windows Service atau daemon yang berjalan pada komputer yang merespon perintah dari klien FTP. Perintah FTP dapat digunakan untuk mengubah direktori, mengubah modus transfer antara biner dan ASCII, menggugah berkas komputer ke server FTP dan download file dari server FTP.

Fungsi FTP Melakukan mentransfer file antara komputer yang terhubung melalui jaringan, termasuk Internet. Dalam bahasa teknis, FTP dikenal sebagai protokol jaringan yang memungkinkan transfer file antara komputer yang terhubung ke / jaringan TCP IP berbasis. Ini mencakup serangkaian aturan dan prosedur untuk transfer aman data digital. FTP juga berfungsi untuk memudahkan berbagi file., Mempercepat langsung atau implicit menggunakan komputer remote, untuk melindungi pengguna dari berbagai penyimpanan file system antara host.

Fungsi FTP Server berjalan perangkat lunak yang digunakan untuk bertukar file (File Exchange), yang selalu siap memberikan layanan FTP apabila mendapat permintaan atau tuntutan dari FTP Client. FTP Client adalah komputer yang meminta koneksi ke server FTP untuk tujuan bertukar file (Upload dan Download File).

Cara kerjanya modus FTP digunakan terutama dalam pengembangan situs web untuk melakukan fungsi FTP untuk mentransfer file halaman dari komputer klien ke komputer hosting situs web, juga digunakan oleh situs yang menyediakan fasilitas untuk men-download file. Hal ini juga digunakan untuk file intra-jaringan pada sistem jaringan komputer kecil. Kebanyakan program termasuk web browser memiliki built-in mendukung untuk transfer data FTP berbasis.

Bagaimana DNS Server bekerja ?

Awalnya, alamat IP sistem penamaan menggunakan sistem tabel host. Di bawah sistem ini, setiap komputer memiliki file host.txt yang berisi daftar daftar alamat IP dan nama host yang terhubung ke internet. Karena Internet berkembang, tabel sistem host tidak efektif mengatasi permasalahan tersebut. Akhirnya pada tahun 1984, Paul Mockapetris mengusulkan sistem database terdistribusi dengan nama Domain Name System (DNS), yang dijelaskan dalam RFC 882 dan 883. Sistem ini digunakan saat ini pada jaringan, terutama internet.

Domain Name System (DNS) adalah suatu bentuk sistem database terdistribusi yang akan memetakan / mengkonversikan nama host / mesin / domain ke alamat IP (Internet Protocol) dan sebaliknya. Struktur database DNS berbentuk hierarki atau pohon yang memiliki beberapa cabang. Cabang-cabang ini mewakili domain, dan dapat menjadi tuan rumah, subdomain, atau domain tingkat atas.

Atas adalah domain akar. Domain ini diwakili oleh titik. Selanjutnya, domain yang terletak tepat di bawah akar disebut domain tingkat atas. Beberapa contoh top-level domain .com termasuk, .edu, .gov, dan lain-lain. Sebuah turunan dari top-level domain disebut subdomain. Domain terletak setelah top level domain adalah domain tingkat kedua, dan domain di bawah domain tingkat kedua disebut domain tingkat ketiga, dan seterusnya. Mesin DNS bisa menggunakan Server DNS Server OS Windows yang digunakan sebagai mesin atau server dengan OS Linux dengan menjalankan daemon seperti BIND (Berkeley Internet Name Domain) / Djbdns sering digunakan, implementasi DNS hampir 75% menggunakan BIND. Ada 13 root server didistribusikan ke besar di seluruh dunia dan daerah dibagi untuk melayani negara-negara tertentu, generic Top Level Domain (gTLD) atau blok tertentu alamat IP tertentu. Antara server root dengan saling berhubungan dan saling memperbarui setiap data.

Secara sederhana bagaimana cara kerja DNS, dapat dilihat pada gambar di bawah.

Bagaimana DNS berkerja

DNS menggunakan relasi client - server untuk resolusi nama. Pada saat klien mencari satu host, maka ia akan mengirimkan permintaan ke server DNS. Query adalah permintaan untuk resolusi nama yang dikirimkan ke server DNS. Pada komputer klien, program aplikasi misalnya http, meminta pemetaan alamat IP (query pencarian maju). Sebuah program yang mengakses aplikasi pada domain sistem host disebut resolver, resolver DNS Server dihubungi, biasa disebut name server. Nama server mengklik cek ke database lokal, jika ditemukan, name server mengembalikan alamat IP untuk resolver jika tidak ditemukan akan meneruskan query untuk nama server root server. Baru-baru ini maka klien bisa langsung menghubungi website / server yang diminta dengan menggunakan alamat IP yang disediakan oleh server DNS.

Jika permintaan tidak ada dalam database, server nama akan menghubungi server root dan server lainnya dengan cara sebagai berikut:

Struktur DNS
  1. Ketika kita mengetik nama domain, misalnya http: // siswa.data.smkn2tmg.net di browser web, http aplikasi (resolver) akan mengirimkan permintaan ke DNS Server Name Server DNS Server Layanan lokal atau Internet Provider.
  2. Awalnya server nama akan menghubungi server root. Root server tidak tahu alamat IP dari domain, hanya akan memberikan alamat IP server bersih.
  3. Selanjutnya, server nama akan bertanya lagi pada server IP Address domain net siswa.data.smkn2tmg.net berpaling. Server Net tidak tahu alamat IP dari domain, itu hanya akan diberikan alamat IP server smkn2tmg.net.
  4. Selanjutnya, server nama akan meminta server ke IP Address smkn2tmg.net tentang siswa.data.smkn2tmg.net. Dan server smkn2tmg.net hanya tahu dan memberikan jawaban, IP Address Server data.smkn2tmg.net
  5. Selanjutnya, server nama akan meminta server ke IP Address data.smkn2tmg.net tentang siswa.data.smkn2tmg.net. Dan kemudian data.smkn2tmg.net mengetahui dan menjawab bagaimana IP domain Alamat siswa.data.smkn2tmg.net.
  6. Komputer klien terakhir kemudian dapat langsung menghubungi domain siswa.data.smkn2tmg.net dengan menggunakan alamat IP yang diberikan oleh data.smkn2tmg.net Server.
  7. IP Address milik siswa.data.smkn2tmg.net kemudian disimpan sementara oleh server DNS Anda untuk tujuan nanti. Proses ini disebut caching, yang berguna untuk mempercepat pencarian nama domain yang telah dikenal.

Minggu, 24 Mei 2015

Penjelasan tentang Server

server sebagai sumber daya yang menyediakan layanan kepada pengguna
Server adalah sebuah sistem komputer berbasis jaringan yang menyediakan berbagai jenis layanan dalam jaringan internal tertentu dan jaringan luas. Server didukung oleh prosesor yang scalable dan RAM sangat tinggi karena server akan melayani ratusan bahkan ribuan pengguna dalam jaringan, server ini juga dilengkapi dengan sistem operasi khusus, yang disebut sebagai sistem operasi berbasis jaringan . Server juga menjalankan perangkat lunak administratif yang mengontrol akses ke jaringan dan sumber daya yang terkandung di dalamnya, seperti file atau printer sharing, yang kemudian dapat memberikan akses ke anggota jaringan workstation untuk menggunakan sumber daya tersebut.

Secara umum, ada aplikasi sistem operasi server menggunakan client / server. Contoh ini adalah aplikasi server Mail Server, Web / HTTP Server, FTP Server, DHCP Server, DNS Server, dan sebagainya. Setiap sistem operasi server umumnya membundel layanan-layanan tersebut atau layanan tersebut juga dapat diperoleh melalui pihak ketiga. Setiap layanan yang ada di server akan merespon permintaan dari klien. Sebagai contoh, ketika klien membutuhkan alamat IP, klien akan memberikan perintah atau permintaan ke server, bahasa yang dimengerti oleh DHCP Server, protokol DHCP itu sendiri, maka secara otomatis, server DHCP akan memberikan IP ke client.

Contoh sistem operasi server adalah Windows NT 3.5, dan lanjutkan dengan Windows NT 4.0. Saat ini sistem yang cukup populer adalah Windows 2000 Server dan Windows Server 2003, kemudian Sun Solaris, Unix, dan GNU / Linux dengan berbagai distro nya. Server biasanya terhubung dengan client dengan kabel UTP dan Network Interface Card. Kartu jaringan ini biasanya ISA atau PCI card. Fungsi server yang sangat banyak, misalnya untuk Web Hosting, Knowledge Sharing, atau bahkan penyimpanan data. Namun, yang paling umum adalah untuk menghubungkan komputer klien ke Internet.

Senin, 02 Februari 2015

Mengenal dan Belajar IP Address (step 2)

IP Private
Dalam Penggunaan IP Address untuk mempermudah pengelolaan dalam jaringan baik jaringan WAN atau LAN, maka IP Address di bedakan menjadi 2 kelompok yaitu IP Address yang ter-registrasi di internet (IP Publik) dan IP Address yang tidak ter-registrasi di internet (IP Private). Kelompok IP Address Private ini adalah alamat yang di pakai oleh LAN (Local Area Network) dan tidak dapat di akses oleh internet, range IP private seperti berikut :
Range (rentang) IP Private
Subnet Mask
Nilai Subnet Mask berfungsi untuk memanajemen jumlah host. Dengan subnet mask router dapat mennetukan bagian mana yang menunjukan alamat jaringan (Network ID) dan bagian mana yang menunjukan Host ID. Format subnet mask terdiri dari 32 bit yang setiap bitnya di pisahkan dengan tanda titik (dot). Pada subnet mask default, bit yang menunjukan alamat jaringan di isi dengan biner 1 semua sedang bit yang menunjukan alamat host di isi dengan biner 0 semua. Berikut merupakan tabel dari subnet mask default.

Tabel Subnet Mask Default
Contoh :
Kelas A
IP address      : 10.0.0.1
Subnet Mask  : 255.0.0.0
Network ID    : 10.0.0.0
Broadcast ID  : 10.255.255.255

Kelas B
IP Address     : 172.16.0.1
Subnet Mask  : 255.255.0.0
Network ID    : 172.16.0.0
Broadcast       : 172.16.255.255

Kelas C
IP Address     : 192.168.1.1
Subnet Mask  : 255.255.255.0
Network ID    : 192.168.1.1
Broadcast       : 192.168.1.255

Dalam sistem operasi linux, penulisan subnet mask di tulis dengan tanda "/" atau dengan sebutan prefix
Contoh :
Address 192.168.0.1/24
/24 di ambil dari banyaknya jumlah angka 1 dari subnet. subnet kelas C adalah 255.255.255.0 jika di tuliskan secara desimal, dan 11111111.11111111.11111111.00000000 jika angka 1 nya di hitung, maka jumlahnya adalah 24 

Minggu, 01 Februari 2015

Mengenal dan Belajar IP Address (step 1)

Pengertian IP Address
IP atau Internet Protocol adalah sederetan angka biner 32 bit yang terbagi menjadi 4 kelompok, masing-masing kelompok terdiri atas biner 8 bit yang dipisahkan denga tanda titik (dot). IP beroperasi pada lapisan network OSI (Open System Interconnection). Untuk mempermudah dalam pemahaman, biner 32 bit ini di notasikan dalam bentuk bilangan desimal dengan anggota 0 sampai 9 di semua Operanting System, baik Windows, Linux, Novell netwere maupun FreeBSD atau OpenBSD. Format IP biasa di simbolkan dengan huruf "x" , dimana x bisa bernilai biner 1 atau 0.
Contoh :
xxxxxxxx.xxxxxxxx.xxxxxxxx.xxxxxxxx          <<  Label huruf x
 11000000  . 10101000  . 00000000  .  00000001              <<    Jika x bernilai 1 atau 0
      192       .      168       .        0         .         1                     <<    Konversi Biner ke Desimal

Walaupun IP address di notasikan dalam angka desimal di berbagai sistem operasi network (network operating system), untuk komunikasi protocol TCP/IP tetap menggunakan angka biner (karena komputer dalam berkomunikasi atau berinteraksi antar komponen menggunakann sinyal digital.

Struktur IP address 
Klasifikasi Kelas IP Address
Dalam Pengelolaannya, IP address di bagi menjadi 5 kelas, yang mana masing-masing kelas akan mempunyai fungsi bit yang berbeda-beda, Berikut merupakan pembagian ke 5 kelas IP address tersebut. 
a. Kelas A
Kelas A mempunyai 8 bit yang di alokasikan untuk network ID (bit untuk nomor unit jaringan) dan 24 bit yang di alokasikan untuk alamat Host ID (bit untuk nomor unik komputer atau ethernet). Bit yang merupakan urutan nilai tertinggi (most signification bit) berada di paling kiri dengan nilai selalu 0, sehingga untuk alamat minimumnya semua bit di isikan dengan angka 0

00000000  . 00000000  . 00000000  .  00000000               <<     Nilai Biner
       0         .        0         .        0         .         0                      <<     Nilai Desimal

Sedangkan untuk mendapatkan alamat maksimumnya semua bit di isikan dengan biner 1 (kecuali bit pertama paling kiri).

01111111  . 11111111  . 11111111  .  11111111               <<     Nilai Biner
     127       .      255       .      255       .       255                    <<     Nilai Desimal

Karena dalam Kelas A bit yang di alokasikan untuk alamat host (komputer) sebanyak 24 bit, sehingga ini di pakai untuk jaringan skala besar. (big network)

b. Kelas B
Kelas B mempunyai 16 bit untuk alokasi alamat Network ID dan 16 bit untuk alokasi alamt Host ID (nomor unik ethernet komputer). Bit yang mempunyai nilai tertinggi berada di paling kiri dengan nilai selalu 10. sehingga untuk alamat minimumnya di dapat dengan cara mengisikan biner 0 ke 30 bit yang lainnya.

10000000  . 00000000  . 00000000  .  00000000               <<     Nilai Biner
       128      .        0         .        0         .         0                      <<     Nilai Desimal

dan untuk mendapatkan alamat maksimum ke 30 bit tersebut di isikan dengan biner 1 semua :

10111111  . 11111111  . 11111111  .  11111111               <<     Nilai Biner
       191      .      255       .        255     .       255                    <<     Nilai Desimal
Karena dalam kelas B, bit yang di alokasikan untuk host ID sebanyak 16 bit, sehingga alamat ini biasa di pakai untuk jaringan skala sedang (medium network).

c. Kelas C
Dalam kelas C, bit yang di alokasikan untuk Network ID sebanyak 24 bit dan bit yang di alokasikan untuk Host ID sebanyak 8 bit, bit paling kiri merupakan bit yang nilainya paling tinggi dan selalu bernilai 110. Pada kelas C, untuk mendapatkan alamat minimumnya yakni dengan cara mengisikan ke 29 bit pada tabel di atas dengan biner 0 semua.  

11000000  . 00000000  . 00000000  .  00000000               <<     Nilai Biner
       192      .        0         .        0         .         0                      <<     Nilai Desimal

Sedangkan untuk mendapatkan alamat maksimum dari kelas C ini, ke 29 bit ini di isikan dengan biner bernilai 1 .

11011111  . 11111111  . 11111111  .  11111111               <<     Nilai Biner
      223       .      255       .        255     .       255                    <<     Nilai Desimal

Karena dalam kelas C bit yang di alokasikan untuk alamat host ID sebanyak 8 bit, maka alamat ini biasa di pakai dalam jaringan berskala kecil (small network).

d. Kelas D
Dalam Jaringan kelas D, semua bit yang di gunakan untuk keperluan multicasting. Bit yang bernilai paling tinggi berada pada bit yang paling kiri dan selalu bernilai 1110. Untuk mendapatkan nilai alamat minimum, yakni dengan cara memasukkan biner 0 semua ke 28 bit tersisa.

111000000  . 00000000  . 00000000  .  00000000               <<     Nilai Biner
       224        .        0         .        0         .         0                      <<     Nilai Desimal

Sedangkan untuk mendapatkan alamat maksimum dari kelas D ini, ke 28 bit ini di isikan dengan biner bernilai 1 .

111011111  . 11111111  . 11111111  .  11111111               <<     Nilai Biner
      239         .      255       .        255     .       255                    <<     Nilai Desimal

e. Kelas E
Dalam kelas E ini, bit yang nilainya paling tinggi berada pada bit paling kiri dan selalu bernilai 11110. Untuk mendapatkan nilai alamat minimum, yakni dengan cara memasukkan biner 0 semua ke 27 bit tersisa.

111100000  . 00000000  . 00000000  .  00000000               <<     Nilai Biner
       240        .        0         .        0         .         0                      <<     Nilai Desimal

Sedangkan untuk mendapatkan alamat maksimum dari kelas E ini, ke 27 bit ini di isikan dengan biner bernilai 1 .

111101111  . 11111111  . 11111111  .  11111111               <<     Nilai Biner
      247         .      255       .        255     .       255                    <<     Nilai Desimal

Alamat Khusus
Dalam alamat khusus ini yang perlu di perhatikan sekali jika anda ingin memberikan alamat pada protocol TCP/IP di komputer anda.
  • Alamat 0.0.0.0 tidak boleh di gunakan untuk alamat yang menunjukan host atau komputer
  • Alamat 255.255.255.255 juga tidak boleh di gunakan untuk alamat host, karena alamat ini menunjukan alamat broadcast
  • Nilai bit dalam format IP address yang menunjukan alamat host, tidak boleh di isi dengan biner 0 semua atau 1 semua, karena jika bit yang menunjukan alamat host di isi dengan biner 0 semua, maka secara otomatis akan di gunakan oleh sistem sebagai alamat jaringan (Network ID). Sedangkan jika bit untuk host di isi dengan biner 1 semua, maka secara otomatis akan menjadi alamat broadcast semua.
  • Alamat 127.0.0.1 adalah alamat khusus yang di gunakan untuk loopback (localhost), sehingga tidak boleh di gunakan untuk Host ID
  • Alamat 224.0.0.0 - 239.255.255.255 di gunakan untuk teknologi multicasting
  • Alamat 240.0.0.0 - 247.255.255.255 di gunakan  untuk keperluan address di masa yang akan datang.

Media Transmisi Jaringan Komputer

Merupakan suatu media yang berfungsi untuk menghubungkan antar komputer secara fisik sebagai sarana komunikasi data. Media Transmisi dalam jaringan komputer di bedakan menjadi 3 macam yaitu :
1. Media Transmisi dengan kabel (Wired)
2. Media Transmisi tanpa kabel (Wireless)
3. Media Transmisi dengan satelit (VSAT)

1. Media Transmisi dengan kabel 
Dalam Jaringan komputer di kenal dengan 3 macam kabel sebagai sarana komunikasi data, antara lain :
a. Kabel Coaxial
Kabel ini biasa di gunakan untuk topologi bus. secara fisik, kabel coaxial seperti kabel antena televisi. mirip sekali antara kabel coaxial dengan kabel antena, tetapi yang membedakan adalah struktur dalam dari kabel tersebut. Kabel Coaxial yang di pakai di jaringan komputer ada 2 macam yaitu thick coaxial dan thin coaxial.


Struktur Kabel Coaxial
  • Thick Coaxial ini di spesifikasikan berdasarkan standar IEEE 802.3 - 10 BASE5 dan di sebut sebagai standar thick ethernet (ThickNet). Ciri fisik kabel ini adalah mempunyai diameter rata-rata 12 mm dan berwarna kuning. Aturan Penggunaan kabel pada sebuah jaringan adalah :
    • Jarak Maksimum panjang kabel adalah 500 m
    • Jumlah perangkat keras maksimum tiap segmen / bagian adalah 100 perangkat keras, yang termasuk perangkat keras adalah komputer, hub, switch, maupun repeater.
    • Jarak maksimum tiap segmen adalah 150 m
    • Jumlah maksimum segmen adalah 3 segmen
    • Setiap ujung kabel harus di beri terminator 50 ohm
    • Setiap segmen harus di beri ground.
    • Setiap kartu jaringan mempunyai pemancar tambahan (eksternal transceiver)
    • Jarak maksimum antara percabangan dengan device (printer, scanner) adalah 5m dan jarak minimumnya adalah 2,5 m
  • Thin Coaxial ini di spesifikasikan berdasarkan standar IEEE 802.3 - 10 BASE2 dan di sebut sebagai standar thin ethernet (ThinNet). Ciri fisik kabel ini adalah mempunyai diameter rata-rata 5 mm. Aturan Penggunaan kabel pada sebuah jaringan adalah :
    • Jarak maksimum panjang kabel adalah 185 m
    • Jumlah perangkat keras maksimum tiap segmen / bagian adalah 30 perangkat keras, yang di maksud perangkat keras adalah komputer, hub, switch, maupun repeater
    • Jarak maksimum tiap segmen adalah 55 m
    • Jumlah maksimum segmen adalah 3 segmen
    • Setiap ujung kabel harus di beri terminator 50 ohm
    • Setiap segmen harus di beri ground.
    • Setiap kartu jaringan mempunyai pemancar tambahan (eksternal transceiver)
    • Jarak maksimum antara percabangan dengan device (printer, scanner) adalah 5m dan jarak minimumnya adalah 2,5 m
b. Kabel Twisted Pair
1. Unshielded Twisted Pair
2. Shileded Twisted Pair

Perbedaan antara UTP dan STP adalah ada atau tidak adanya lapisan pelindung interferensi. Hal lain yang mempengaruhi besar kecilnya derau ataupun interferensi adalah jumlah anyaman (twisting) dari kabel tersebut. Tentunya kabel STP memliliki lapisan pelindung interferensi, tetapi kabel STP jarang di gunakan karena mahal. Kabel UTP paling banyak di gunakan dalam jaringan LAN adalah kabelm UTP Cat5 (di baca category 5). Untuk Mencari kabel UTP yang berkualitas baik adalah dengan cara menggesek-gesekkan inti kabel dengan bantuan silet / cutter atau amplas. Jika inti kabel tidak berubah warnanya, berarti kabel tersebut baik, tapi jika inti kabel berubah menjadi silver, maka kabel tersebut kurang baik.

Contoh Kabel Unshielded Twisted Pair Cat 5
c. Kabel Fibre Optic
Kabel ini merupakan jenis media transmisi yang sangat baik di bandingkan dengan jenis kabel lainnya, tetapi kendalanya adalah masalah harga yang mahal, Kabel Serat optic memiliki jangkauan lebih panjang, frekuensi lebih tinggi, lebih ringan, berukuran kecil, tidak ada radiasi elektrik, kebal terhadap derau, dan isolasi ground yang baik, kabel serat optic mempunyai diameter sangat tipis, antara 2-125 micrometer.
Berbagai bahan kaca dan plastik dapat di gunakan untuk membuat serta optic yang baik dan memiliki loss terkecil adalah menggunakan serta ultra pure fussed silica. Bahan ini sangat sulit untuk di produksi karena itu digantikan oleh bahan lain yang memiliki loss yang lebih besartetapi masih dapat di toleransi yaitu bahan plastik dan campuran kaca. Serat optic berbentuk silindris terdiri dari 3 bagian, core, cladding, jacket. Core adalah bagian terdalam dan terdiri dari 1 serat atau lebih. Tiap serat tersebut di kelilingi oleh claddingdan kemudian di tutupi oleh coating. Bagian terluar adalah jacket yang bertugas melindungi serat optic dari kelembaban, abrasi dan kerusakan.

Struktur Kabel Fibre Optic 
2. Media Transmisi tanpa kabel (Wireless)
Media ini biasa di debut dengan Wireless atau jaringan nirkabel. yang menggunakan gelombang radio sebagai sarana pemnyampaian informasi paket data. Wireless merupakan perangkat jaringan fleksibel, baik dari perawatan, kerapian, dan instalasi infrastrukturnya.

Contoh Router Wifi Indoor (Mikrotik RB2011)

Contoh Access Point untuk Outdoor
3. Media Transmisi dengan Satelit (VSAT)
Satelit biasa di gunakan untuk komunikasi data jarak jauh, misalnya antar propinsi antar negara atau antar benua. Antenna yang biasa di gunakan pemakai adalah antenna parabola.

Gambaran Jaringan Infrastruktur Antenna Parabola

Jumat, 30 Januari 2015

Cara Custom Domain blogspot

Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Semangat Pagi !, Di sini saya akan menjelaskan sekilas tentang bagaimana cara registrasi di www.dot.tk dan cara mengganti domain namaanda.blogspot.com menjadi www.domainanda.tk

1. Visit website www.dot.tk , dan login ke my dot tk menggunakan akun social media anda, misalkan facebook dan sebagainya.
Tampilan Awal website www.dot.tk
2. Silahkan ikuti step by step sehingga nanti akan muncul tampilan beranda, disini langsung klik domain dan register a new domain

Tampilan Beranda www.dot.tk
3. Kemudian, masukkan alamat domain yang akan anda daftarkan, dengan TLD .tk , misalkan saya simulasikan ceksitus.tk ,dan cek keberadaan domain tersebut, apakah tersedia atau tidak, jika tersedia, maka tampilannya akan seperti di bawah ini, dan jangan lupa daftarkan domain tersebut, dengan jangka waktu 12 bulan , karena batas waktu maksimal untuk domain gratis tersebut adalah 1 tahun. jika sudah, langsung klik order now 

Proses Pendaftaran Domain dan cek ketersediaan domain

4. Jika sudah, selesaikan pendaftarannya, dan nanti akan di arahkan ke tampilan beranda. Di menu ini, silahkan klik Domain -> My Domain, nanti akan muncul domain yang telah kita daftarkan


5. Di menu ini, tugas anda adalah mendaftarkan A Record dan CNAME Record yang berasal dari blogspot, caranya adalah di sebelah kanan, klik Manage Domain, kemudian pilih Manage Freenom DNS

6. Selanjutnya kita beralih dulu ke blogspot, masuk ke dasbor blogger, klik website anda, dan klik setelan / setting -> dasar , di bagian alamat blog, pilih siapkan url pihak ke-3 untuk blog anda, cantumkan nama domain anda dengan menggunakan www, contoh : www.ceksitus.tk , setelah itu akan muncul tampilan seperti di bawah ini , bagian yang di blok itulah yang akan di gunakan sebagai CNAME Record, di sana ada 2 CNAME nya beserta addressnya, kemudian untuk A Recordnya , anda bisa memiliki 4 opsi IP Address untuk di cantumkan di A Record 
- 216.239.32.21
- 216.239.34.21
- 216.239.36.21
- 216.239.38.21


7. Setelah itu , kembali lagi ke website dot tk , manage freenom DNS, kita cantumkan A Record dan CNAME Recordnya , dan jangan lupa save changes


8. Kita beralih lagi ke blogspot, masih di menu setelan -> dasar, masukkan domainnya dan klik simpan

Topologi Jaringan Komputer dan Tipe Jaringan

Topologi Jaringan Komputer
Topologi Jaringan komputer adalah infrastruktur fisik jaringan komputer yang di gunakan untuk mengimplementasikan LAN. Topologi Jaringan dapat di bedakan menjadi beberapa macam :
a. Topologi Point to Point
b. Topologi Bus
c. Topologi Star
d. Topologi Tree
e. Topologi Ring
f. Topologi Mesh

a. Topologi Point to Point
Merupakan topologi yang menggambarkan bagaimana cara kita menghubungkan infrastruktur jaringan antar node (komputer) secara langsung. Berikut merupakan gambaran topologi Point to Point :

Keuntungan Topologi Point to Point :
- Tanpa menggunakan concentrator
- Biaya Murah
- Pemeliharaan Mudah 
- Transfer pertukaran data dengan teknik sharing folder
- Instalasi jaringan sangat sederhana
- Peralatan jaringan sederhana

Sedangkan Kerugian dari Topologi Point to Point ini adalah :
- Jumlah terminal terbatas (hanya 2 komputer)
- Jika salah satu node (komputer) ada yang rusak maka jaringan tidak dapat di fungsikan
- jika terjadi pengiriman paket data bersamaan, maka akan terjadi collision (tabrakan data)

b. Topologi Bus
Topologi Bus adalah topologi jaringan komputer yang menggunakan sebuah kabel utama (backbone) sebagai tulang punggung jaringan. Topologi ini menggunakan T-Connector sebagai penghubung antar node dan terminator sebagai penutup di ujung-ujung kabel utama.



Keuntungan Topologi Bus :
- Transfer Pertukaran file, data dengan menggunakan teknik sharing folder.
- Tanpa menggunakan hub atau concentrator
- Cocok di gunakan untuk area yang tidak luas (Laboratorium, kantor)
- Dapat di pakai untuk tipe jaringan komputer work group (peer to peer atau client-server)

Kerugian Topologi Bus :
- Penambahan Terminal Node, akan menyebabkan gangguan aktifitas jaringan yang sedang berlangsung
- Sulit dalam perawatan jaringan
- Jika salah satu konektor pada node ada yang rusak, maka aktifitas jaringan tidak dapat di gunakan.
- Jika lalu lintas data terlalu tinggi, dapat terjadi kemacetan data (congestion).
- Di perlukan Repeater untuk menguatkan sinyal pada pemasangan jarak jauh.

c. Topologi Star
Topologi Star dalah topologi jaringan yang menggunakan concentrator (hub atau switch) sebagai pengatur paket data.



Keuntungan Topologi star antara lain:
- Dapat digunakan untuk sistem jaringan workgroup (peer to peer) atau client-server.
- Transfer pertukaran file data dengan menggunakan teknik sharing folder
- Memungkinkan untuk penambahan node pada saat jaringan aktif, jadi untuk penambahan node jaringan tidak perlu di matikan
- Jika salah satu node ada yang rusak, sistem jaringan tetap dapat beraktifitas.
- Mudah di hubungkan dengan jaringan lain
- Mudah dalam perawatan jaringan.

Kerugian Topologi Star antara lain :
- Biaya agak mahal, karena menggunakan switch atau hub
- Hub atau switch merupakan kunci dari aktifitas jaringan, jika switch atau hub rusak, maka aktifitas jaringan akan terganggu atau berhenti
- Bila menggunakan concentrator dan lalu lintas data pada, bisa menyebabkan terjadinya (collision). 

d. Topologi Tree
Topologi Tree merupakan kombinasi dari topologi bus dengan topologi star (bus-star). Dalam topologi ini tdak semua node (komputer) mempunyai kedudukan yang sama. Node dengan kedudukan tinggi menguasai node yang ada di bawahnya., sehingga node yang terbawah sangat bergantung pada node di atasnya. Penerapan Topologi ini biasa di gunakan pada infrastruktur jaringan LAN antar 2 gedung. Adapun gambar dari topologi ini adalah sebagai berikut.


e. Topologi Ring
Topologi jaringan yang berupa lingkaran tertutup yang berisi node-node. Sinyal mengalir dalam dua arah sehingga dapat menghindari terjadinya collision sehingga memungkinkan terjadinya pergerakan data yang cepat.
Semua komputer yang saling tersambung membentuk lingkaran (seperti bus tetapi ujung-ujungnya di sambung). Data yang di kirim diberi destination address sehingga dapat menuju komputer yang di tuju. Tiap Komputer dapat di beri repeater (transceiver) yang mempunyai fungsi sebagai berikut :
  • Listen State : Selama penerimaan bit, repeater juga melakukan modifikasi pada bit yang di terima dan di teruskan kembali (di butuhkan 1 bit delay)
  • Transmit state : Jika stationm hendak mengirim, maka repeater akan mengirimkannya melalui outgoing link. 
  • Bypass state : bit di kuatkan dan langsung di teruskan ke repeater berikutnya. 
Keuntungan topologi ring ini di antaranya sebagai berikut :
- Pemeliharaanya mudah
- Dapat menggunakan kabel Fibre optic
- Jarak Jangkauan lebih jauh daripada bus
- Laju data (transfer rate) tinggi
- Dapat melayani lalu lintas yang padat
- Tidak perlu pengendali pusat (hub/switch), maka relatif lebih murah
- Komunikasi antar terminal lebih mudah

Sedangkan Kerugian Topologi Ring :
- Jika ada 1 repeater mati, jaringan mati
- Penambahan atau pengurangan terminal sangat sulit
- Kerusakan pada media pengirim dapat menghentikan kerja seluruh jaringan
- Kerusakan pada salah satu terminal dapat mengakibatkan kelumpuhan jaringan
- Tidak kondusif untuk pengiriman suara, gambar dan data.

f. Topologi mesh
Pada topologi ini semua komputer saling terkoneksi 1 sama lain dan penerapannya pada jaringan WAN (Wide Area Network). Sebagai contoh jaringan internet dan gambar dari topologi ini adalah sebagai berikut :



Tipe Jaringan

Dilihat dari tingkatan hak akses dan kedudukan komputer dalam jaringan, tipe jaringan komputer di bagi menjadi :
- Peer to Peer
Pada Tipe Jaringan ini semua komputer yang tergabung dalam sistem mempunyai kedudukan yang sama.



- Client Server
Pada Jaringan ini masing-masing komputer yang terhubung dalam sistem mempunyai kedudukan dan hak akses yang berbeda. Contoh Komputer server, tentu akan mempunyai hak akses yang berbeda dengan komputer client.



Server adalah komputer yang menyediakan fasilitas (resource) bagi komputer-komputer lain didalam jaringan dan client adalah komputer-komputer yang menerima atau menggunakan fasilitas (resource) yang disediakan oleh server. Server di jaringan tipe Client-server di sebut dengan Dedicated Server karena murno berperan sebagai server yang menyediakan fasilitas kepada workstation dan server tersebut tidak dapat berperan sebagai workstation.

Kamis, 29 Januari 2015

Jangkauan Area Jaringan

Berdasarkan luas areanya atau letak geografisnya, jaringan area komputer di bedakan menjadi :
Skema Pemetaan Jaringan dengan Topologi LAN, MAN, dan WAN
  1. Local Area Network (LAN) 
  2. Metropolitan Area Network (MAN)
  3. Wide Area Network (WAN)
1. Local Area network (LAN)
LAN adalah sebuah jaringan komputer dengan jangkauan area yang terbatas dan hubungan fisik antar komputer saliang berdekatan, misalnya jaringan komputer di sebuah kantor, jarinagn komputer di sebuah ruangan kerja (laboratorium)

Keuntungan LAN yaitu :
Skema Jaringan Local Area Network (LAN)
  • Pertukaran File, data antar komputer dapat di lakukan dengan mudah (File Sharing)
  • Penggunaan Printer dapat dilakukan oleh semua user (Printer Sharing)
  • Pertukaran data antar komputer dapat di kendalikan sehingga keamanan dapat terjaga
  • Proses backup data menjadi lebih mudah dan cepat
  • Komunikasi antar user dapat di lakukan dengan e-mail atau chat
  • Instalasi jaringan lebih mudah dan cukup murah

Sedangkan kerugian LAN yaitu :
  • Area Jaringan hanya sebatas 1 gedung atau ruangan 
  • IP Address komputer LAN tidak bisa di akses dari jaringan WAN
2. Metropolitan Area Network (MAN)
Metropolitan Area Network (MAN) biasanya meliputi area yang lebih besar dari LAN, area yang di gunakan adalah dalam sebuah negara. Dalam hal ini jaringan komputer menghubungkan beberapa buah jaringan-jaringan LAN ke dalam lingkungan area yang lebih besar, sebagai contoh yaitu : jaringan pada Bank (Banking Online System), Setiap bank tentunya memiliki kantor pusat dan kantor cabang, di setiap kantor cabang maupun kantor pusat tentunya memiliki LAN, penggabungan LAN-LAN di setiap kantor ini akan membentuk sebuah MAN.

Keuntungan MAN yaitu :
Skema Jaringan Metropolitan Area Network (MAN)
  • Server Kantor pusat dapat berfungsi sebagai pusat data dari kantor cabang 
  • Transaksi yang real-time  (data di server pusat di update saat itu juga, contoh ATM bank untuk wilayah nasional
  • Komunikasi antar kantor bisa menggunakan e-mail, chatting dan Video Conference (vicon).
Sedangkan Kerugian MAN antara lain :
  • Biaya operasional mahal
  • Instalasi infrastrukturnya tidak mudah 
  • Rumit jika terjadi trouble jaringan (network troubleshooting)
3. Wide Area Network (WAN) 
Wide Area Network (WAN) adalah jaringan komputer dengan jangkauan area geografi yang paling luas, antar negara, antar benua bahkan keluar angkasa (sebagai contoh jaringan internet yang menggunakan sistem koneksi satelit.

Keuntungan dari WAN yaitu :

  • Penggunaan kartu kredit di seluruh dunia 
  • Pengambilan uang dengan jaringan internasional
  • Komunikasi antar kantor bisa menggunakan e-mail, chatting, dan Video Conference (vicon).
  • Pooling data dan update data antar kantor dapat dilakukan setiap hari pada waktu yang di tentukan.
  • Data dapat di kirim melalui e-mail.
Sedangkan Kerugian WAN antara lain :
  • Biaya Operasional mahal
  • Susah dalam instalasi infrastrukturnya
  • Rumit jika terjadi trouble jaringan (network troubleshooting.
Skema Jaringan Wide Area Network (WAN) 

Definisi dan Penjelasan Jaringan Komputer

Jaringan Komputer adalah Kumpulan dua atau lebih komputer yang saling berhubungan satu sama lain untuk melakukan komunikasi data dengan menggunakan protokol komunikasi melalui media komunikasi (kabel atau wireless), sehigga komputer komputer tesebut dapat saling berbagi informasi, data program-program, dan penggunaan perangkat keras secara bersama. Dalam Hal ini komunikasi data yang bisa di lakukan melalui jaringan komputer dapat berupa data teks, gambar, video dan suara. Berikut adalah contoh jaringan yang paling sederhana :
Contoh Jaringan Sederhana menggunakan Topologi Point to point Protocol
Beberapa manfaat dari tujuan di bangunnya jaringan komputer adalah :
  • Sharing Resource   : Resource Sharing ini bertujuan agar seluruh program, peralatan, dan khususnya data dapat di gunakan oleh setiap orang yang ada pada jaringan komputer tanpa terpengaruh oleh lokasi resource dan pemakai. 
  • Media Komunikasi  : Jaringan Komputer memungkinkan   terjadinya komunikasi antar pengguna yang jaraknya saling berjauhan. Komunikasi ini dapat mengirimkan informasi dalam bentuk gambar, suara, text yang sering di sebut dengan teleconference atau suara saja (VOIP)
  • Integrasi Data  : Dengan Jaringan komputer, proses pengolahan data tidak harus di lakukan pada satu komputer saja, tetapi dapat di lakukan di komputer-komputer yang lain. Oleh karena itu akan dapat terbentuk data yang terintegrasi sehingga memudahkan pemakai untuk memperoleh dan mengolah informasi setiap saat. Contohnya adalah program database yang bersifat client-server.
  • Hiburan : Jaringan Komputer dapat memberikan sarana hiburan bagi manusia. contohnya adalah chatting, game online, dll.
  • Efisien (Hemat) waktu tenaga dan informasi yang terkini : Jaringan komputer yang dapat mengintegrasikan data, komunikasi pengguna jarak jauh, berbagi data, tentunya akan dapat menghemat waktu dalam pencarian data dan data yang di hasilkan adalah data terkini. Dalam membangun sebuah jaringan komputer ada beberapa hal yang harus di perhatikan dan di pertimbangkan antara lain struktur bangunan, jangkauan area jaringan, kecepatan akses, biaya operasional, pemeliharaan, hardware dan software yang di gunakan dan sebagainya
Interkoneksi Antar Node / komputer adalah sistem koneksi hubungan antar komputer 1 dengan yang lainnya, Model interkoneksi antar node / komputer di bedakan menjadi 2 bagian yaitu :
  • Interkoneksi Point to point : Interkoneksi komputer yang di lakukan secara langsung antar 2 komputer (node) 
  • Interkoneksi Multipoint : Interkoneksi yang dilakukan dengan banyak komputer dengan pemakaian secara bersamaan

Sabtu, 24 Januari 2015

Cara Kerja Proxy Server

Assalamu'alaikum Wr. Wb
Semangat Pagi !! , Disini saya akan menjelaskan bagaimana cara kerja sebuah Proxy Server, sebelumnya telah di bahas konfigurasi Proxy Server di Debian Berbasis CLI (Command Line Interface) , sekarang yang perlu di ketahui, apa yang di sebut Proxy Server ? bagaimana cara kerja sebuah Proxy Server ?

Pemetaan Cara Kerja Proxy Server dalam sebuah Jaringan


Proxy server adalah adalah sebuah komputer server atau program komputer yang dapat bertindak sebagai komputer lainnya untuk melakukan request terhadap content dari Internet atau intranet. Namun disamping bertindak sebagai komputer lain, juga menambahkan, proxy server dapat membantu client mempertahankan privasinya didalam mengakses internet. Proxy server juga memiliki pengertian adalah suatu server yang bekerja pada suatu layer aplikasi didalam jaringan internet atau intranet.
Cara kerja proxy server adalah client yang tersambung dengan proxy server dan meminta layanan tertentu seperti file, koneksi, akses web page, ataupun lainnya. Proxy server yang digunakan akan mengevaluasi permintaan layanan tersebut sesuai dengan aturan filternya. Sebagai contoh, proxy server dapat menyaring traffic berdasarkan IP (Internet Protocol) address. Jika permintaan itu divalidasi oleh fiternya, maka proxy akan menyediakan apa yang diminta dengan menyambung ke server yang diminta dan meminta layanan dari server tersebut untuk clientnya.
Proxy server memiliki lebih banyak fungsi daripada router yang memiliki fitur packet filtering karena memang proxy server beroperasi pada level yang lebih tinggi dan memiliki kontrol yang lebih menyeluruh terhadap akses jaringan. Proxy server beroperasi pada layer Aplikasisebagai proxy dan juga beroperasi pada level sirkuit.
Kegunaan dan fungsi dari proxy server adalah untuk mengamankan jaringan pribadi yang dihubungkan ke sebuah jaringan publik dan sebagai firewall. Sedangkan pendapat lain menambahkan dan mendefinisikan fungsi proxy server dengan lebih jelas yaitu : menyembunyikan server tertentu dari publik demi keamanan; mempercepat akses ke resources yang diperlukan; membuka situs-situs yang diblokir ditempat-tempat seperti sekolah, kantor, dan sebagainya; melewati kontrol keamanan/parental; dan melindungi identitas saat sedang online. ada 3 fungsi utama dari proxy server yaitu : Connection Sharing, Filtering, dan Caching terhadap web server yang di request oleh client.

Jumat, 24 Oktober 2014

Cara Kerja NTP (Network Time Protocol) Server

Assalamu'alaikum Wr.Wb.

Semangat Pagi !! , Kali ini saya akan menjelaskan sedikit tentang bagaimana cara kerja dari NTP Server.

NTP (Network Time Protocol) adalah suatu aplikasi server atau protocol yang berfungsi untuk mensinkronisasi waktu di dalam jaringan. NTP ini bekerja pada protocol UDP port 123 sebagai lapisan transport, NTP merupakan salah satu tertua protokol internet masih digunakan (sejak sebelum 1985). NTP ini awalnya dirancang oleh Dave Mills dari University of Delaware, yang masih mempertahankan itu, bersama dengan tim relawan. NTP menggunakan algoritma Marzullo, dan termasuk dukungan untuk fitur-fitur seperti lompatan detik. NTPv4 biasanya dapat menjaga waktu untuk dalam waktu 10 milidetik (1/100 s) melalui Internet publik, dan dapat mencapai keakuratan 200 mikrodetik (1/5000 s) atau lebih baik dalam jaringan area lokal di bawah kondisi ideal. Biasanya dapat mempertahankan NTPv4 waktu ke dalam waktu 10 milidetik (1 / 100 s) melalui publik internet, dan dapat mencapai akurasi dari 200 mikrodetik (1 / 5000 s) atau lebih baik dalam area lokal jaringan di bawah kondisi ideal.
Gambar 1. When Windows Client Synchronizing Time with NTP Server 



NTP menyediakan Coordinated Universal Time (UTC). Tidak ada informasi tentang zona waktu atau daylight saving time ditransmisikan; informasi ini di luar ruang lingkup dan harus diperoleh secara terpisah. Tidak ada informasi mengenai zona waktu atau daylight saving time ditularkan; informasi ini di luar lingkup dan harus diperoleh secara terpisah. In isolated LANs, NTP could in principle be used to distribute a different time scale (eg local zone time), but this is uncommon. Dalam LAN terisolasi, NTP pada prinsipnya dapat digunakan untuk mendistribusikan skala waktu yang berbeda (misalnya zona waktu lokal), tapi ini jarang terjadi. 

Rincian operasional NTP yang ditetapkan dalam RFC 778, RFC 891, RFC 956, dan RFC 1305. Pelaksanaan rujukan saat ini adalah versi 4 (NTPv4); Namun, pada 2005, hanya versi hingga 3 (1992) telah didokumentasikan dalam RFC. The Internet Engineering Task Force NTP Working Group,standardisasi karya komunitas NTP sejak penerbitan RFC 1305. 

Yang kurang pelaksanaan NTP kompleks, dengan menggunakan protokol yang sama namun tanpa memerlukan penyimpanan negara selama waktu yang lama, dikenal sebagai Simple Network Time Protocol (SNTP). Hal ini digunakan dalam beberapa perangkat embedded dan aplikasi mana akurasi tinggi waktunya tidak diperlukan (RFC 1361, RFC 1769, RFC 2030 dan RFC 4330).


Hanya beberapa masalah keamanan telah diidentifikasi dalam pelaksanaan referensi dari basis kode NTP di 25 + tahun sejarahnya. NTP sendiri telah mengalami revisi dan peninjauan atas seluruh sejarah; tidak ada kelemahan keamanan yang pernah dilaporkan yang telah dilacak ke spesifikasi NTP.

Saat ini basis kode untuk implementasi referensi keamanan telah menjalani audit dari beberapa sumber selama beberapa tahun sekarang, dan tidak ada yang dikenal berisiko tinggi kerentanan dalam perangkat lunak dirilis saat ini.

Setiap PC memberikan fasilitas untuk sinkronisasi pengaturan waktu pada computer untuk menunjukkan informasi waktu yang akurat. Metode ini paling umum dan bisa digunakan pada jam PC dan Server yaitu protokol NTP (Network Time Protokol) yang melalui packet-switched. NTP merupakan protokol yang implementasi softwarenya untuk sinkronisasi jam sistem komputer melalui paket-switched , jaringan data variabel-latency. NTP ini didasari pada Zulu atau GMT dengan menggunakan algoritma Marzullo. NTP menggunakan hirarki yaitu sistem semi-berlapis pada tingkat sumber waktu. Maka, setiap tingkat hirarki ini disebut suatu stratum dan diberikan nomor lapisan dimulai dengan 0 (nol), 1 (satu) dan seterusnya. 

Gambar 2. Konsep NTP Server menggunakan tingkat hirarki (stratum)
  1. Stratum 0, merupakan perangkat seperti atom (caesium, rubidium) jam , jam GPS atau jam radio .  Perangkat Stratum 0 secara tradisional tidak melekat pada jaringan, melainkan mereka secara lokal terhubung ke computer.
  2. Stratum 1, merupakan komputer yang melekat pada perangkat Stratum 0. Biasanya mereka bertindak sebagai server untuk permintaan waktu dari server Stratum 2 melalui NTP .
  3. Stratum 2, merupakan komputer yang mengirimkan permintaan NTP untuk server Stratum 1. Biasanya komputer Stratum 2 akan mereferensikan sebuah angka dari server Stratum 1  dan menggunakan algoritma NTP untuk mengumpulkan sampel data terbaik.
  4. Stratum 3, merupakan komputer-komputer ini menggunakan fungsi yang sama persis NTP dan mereka sendiri dapat bertindak sebagai server untuk strata yang lebih rendah. 
Cara Kerjanya

Setiap NTP mulai memeriksa file konfigurasi ( / etc / ntp.conf) untuk menentukan sumber syncronization, pilihan otentikasi, pilihan pemantauan, kontrol akses dan pilihan operasi lainnya. Hal ini juga memeriksa file frekuensi ( / etc / ntp / hanyut ) yang berisi data terbaru dari kesalahan frekuensi waktu. Apabila ditentukan, juga akan mencari file yang berisi kunci otentikasi ( / etc / ntp / kunci ). Path atau nama file-file konfigurasi ini dapat bervariasi dalam sistem anda.

Setelah daemon NTP aktif dan running, NTP akan beroperasi dengan pertukaran paket dengan server yang dikonfigurasi pada interval polling dan perilakunya akan tergantung pada penundaan antara waktu lokal dan server referensi.
Pertukaran paket berlangsung sampai server NTP diterima sebagai sumber sinkronisasi, yang memakan waktu sekitar lima menit. NTP daemon mencoba untuk mengatur jam dalam langkah-langkah kecil dan akan berlanjut sampai klien mendapatkan waktu yang akurat. Jika penundaan antara server dan klien cukup besar maka daemon akan menghentikan nya secara otomatis.