Tampilkan postingan dengan label fisika. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label fisika. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 21 Februari 2015

Yuk Belajar Rangkaian Listrik !

Assalamu'alaikum Wr. Wb
Semangat Pagi ! , kali ini saya akan menjelaskan tentang rangkaian listrik, jenisnya, dan lain sebagainya.

Rangkaian Seri merupakan salah satu rangkaian listrik yang disusun secara seri (sejajar). Contoh pengaplikasian rangkaian seri ini adalah senter, umumnya senter menggunakan rangkaian seri. kelemahan dari rangkaian seri ini adalah jika 1 komponen ada yang rusak, maka seluruh komponen tidak bisa berfungsi, adapun kelebihannya adalah hemat biaya dalam hal instalasi listrik,

Contoh Sederhana Rangkaian Seri

Rangkaian Paralel adalah salah satu rangkaian listrik yang disusun secara paralel (berderet). Lampu yang dipasang di rumah umumnya menggunakan rangkaian listrik paralel. Rangakain listrik paralel ini  adalah suatu rangkaian listrik yang di mana semua input komponen berasal dari sumber yang sama. Hal ini menyebabkan susunan paralel dalam rangkaian listrik menghabiskan biaya yang lebih banyak (kabel penghubung yang diperlukan lebih banyak). Selain mempunyai kelemahan, rangkaian paralel juga memiliki kelebihan tertentu dibandingkan rangkaian seri. kelebihannya adalah apabila salah satu dari komponen dicabut atau mengalami kerusakan, maka komponen yang lain tetap akan berfungsi sebagaimana mestinya

Salah Satu Contoh Rangkaian Paralel

Adapun gabungan antara rangkaian listrik seri dan rangkaian listrik paralel biasa disebut degan rangkaian seri-paralel atau rangkaian kombinasi atau rangkaian campuran.

Contoh Sederhana Rangkaian Seri-Paralel atau Rangkaian Gabungan
Bagi yang ingin melihat bagaimana cara merangkai rangkaian seri paralel, anda bisa lihat video ini :

Minggu, 25 Januari 2015

Notasi Ilmiah

Notasi ilmiah adalah sebuah pola angka yang sering digunakan dalam sebuah pelaporan hasil sebuah pengukuran dengan maksud memudahkan dalam penulisan laporan. Di sini kita akan belajar cara menuliskan notasi ilmiah sebuah angka.

Notasi Ilmiah
Untuk mempermudah penulisan bilangan-bilangan yang besar dan kecil digunakan Notasi Ilmiah atau Cara Baku. Bilangan yang besar misalnya kecepatan cahaya 300.000.000 m/s akan sangat sulit bagi kita untuk menghitung angka tersebut dalam sebuah persamaan. Untuk bilangan yang kecil adalah massa elektron 0,0000000000000000000000000000091 Kg akan sangat sulit dihitung. Maka dibuatlah sebuah sistem yang disebut dengan notasi ilmiah atau cara baku.

Notasi ilmiah adalah cara penulisan nomor yang mengakomodasi nilai-nilai terlalu besar atau kecil untuk dengan mudah ditulis dalam notasi desimal standar. Notasi ilmiah memiliki sejumlah sifat yang berguna dan umumnya digunakan dalam kalkulator, dan oleh para ilmuwan, matematikawan, dokter, dan insinyur.

Dalam notasi ilmiah, semua nomor ditulis seperti ini: a x 10 b
(“a dikali 10 pangkat b”), dimana pangkat b adalah bilangan bulat, dan koefisien a adalah bilangan riil, disebutsignificand atau mantissa (meskipun istilah “mantissa” dapat menyebabkan kebingungan karena juga dapat merujuk ke bagian pecahan dari logaritma). Jika nomor itu negatif maka, pangkatnya memakai tanda minus (seperti pada notasi desimal biasa).
Cara yang dapat dilakukan untuk penulisan Notasi Ilmiah ini adalah: 
  1. Pindahkan koma desimal sampai hanya ada satu angka (antara 1 dan 10) di kiri koma desimal.
  2. Hitung banyaknya angka yang dilewati ketika memindahkan koma desimal tadi. kemudian jadikan pangkat dari 10 (n). Apabila koma desimal bergerak ke kanan maka n bertanda negatif Contoh: 0,000000000000000000000000000000910938215 (koma desimal dipindahkan ke kanan yaitu ke belakang angka 9) Notasi Ilmiah menjadi: 9,1 x 10-31. Apabila koma desimal bergerak ke kiri maka n bertanda positif. Contoh: 1.878.000.000.000.000 (koma desimal dipindahkan ke kiri, yaitu ke belakang angka 1) Notasi Ilmiah menjadi: 1,878×1015 
  3. Bilangan a disesuaikan dengan jumlah angka penting yang diinginkan. Misalnya massa elektron ingin dinyatakan dalam 3 bilangan angka penting, maka notasi ilmiahnya menjadi: 9,11 x 10-31 Kg angka 9,109382 dibulatkan menjadi 9,11 dengan aturan pembulatan sebagai berikut :
Bulatkan ke atas, jika
  1. angka berikutnya adalah 5,
  2. angka berikutnya adalah 5 dan masih ada angka lain yang bukan 0 setelahnya,
  3. angka berikutnya adalah 5 dan angka yang akan dibulatkan adalah ganjil contoh 9,65 dibulatkan menjadi 9,7
Bulatkan ke bawah, jika
  1. angka berikutnya kurang dari 5, atau
  2. angka berikutnya adalah 5 diikuti dengan hanya angka-angka 0 atau tidak ada angka-angka lain setelahnya dan
  3. angka yang akan dibulatkan adalah genap contoh 9,64 dibulatkan menjadi 9,6

Jumat, 10 Oktober 2014

Listrik Statis

Listrik Statis

Listrik statis adalah fenomena kelistrikan dimana muatan listriknya tetap atau tidak bergerak. Atau pengertian lainnya adalah listrik yang diam untuk sementara pada suatu benda. Salah satu contoh untuk menghasilkan listrik statis dalam kehidupan kita sehari-hari ialah dengan menggosokkan penggaris plastik dengan kain wool, kaca dengan kain sutra, mika dengan kain wol atau mika dengan kain sutra.

Materi Listrik Statis
Dalam pembahasan tentang LISTRIK STATIS ini akan dibahas mengenai:
1. Interaksi antara dua muatan listrik
2. Medan Listrik
3. Energi potensian dan Potensial Listrik

1. Interaksi Antara Dua Muatan Listrik Atau Lebih

Sebuah benda dikatakan bermuatan listrik, jika benda itu menerima tambahan elektron, atau kehilangan salah satu atau lebih elektronnya.
Benda yg kehilangan salah satu atau lebih elektronnya disebut bermuatan positif, sedangkan benda yang menerima satu atau beberapa elektron disebut bermuatan listrik negatif.
Jika antara dua muatan listrik bertemu atau berdekatan, maka akan terjadi gaya listrik atau gaya Coulomb (sesuai dengan nama orang yang menjelaskan tentang gaya listrik ini) dan disebut HUKUM COULOMB.
Besar gaya listrik ini :
_ Sebanding dengan besar kedua muatan yang tarik menarik
_ Berbanding terbalik dengan kuadrat jarak kedua muatan tersebut
_ Dinyatakan dengan rumus :
Keterangan :
F : Besar gaya listrik statis…….. (Newton)
Q : Besar muatan listrik………… (Coulomb)
r : Jarak dari kedua muatan listrik. (meter)
k : Konstanta elektrostatis (9×109 Nm2C-2)

2. Medan Listrik

Medan listrik adalah daerah disekitar benda yang bermuatan listrik dan masih dapat dipengaruhi oleh gaya listrik
Besarnya medan listrik yang dihasilkan oleh sebuah muatan listrik dapat dihitung dengan rumus :
Atau
Medan Listrik yang ditimbulkan oleh beberapa muatan dapat dihitung dengan rumus :
E = E1 + E2 + E3 + ….

3. Energi Potensial Listrik

Energi petensial listrik adalah sama dengan usaha yang harus dilakukan untuk memindahkan sebuah muatan uji ke titik jauh tak terhingga
Besarnya energi potensial Listrik dapat dirumuskan secara sederhana sbb :

4. Potensial Listrik

Potensial listrik adalah merupakan hasil perbandingan antara Energi potensial listrik dengan besar muatan listrik. Atau boleh juga diartikan sebagai besarnya usaha setiap satuan muatan.
Potensial listrik dapat dirumuskan sbb :
Atau