Tampilkan postingan dengan label software. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label software. Tampilkan semua postingan

Rabu, 25 Oktober 2017

Struktur dan Fungsi Komputer

Gambar 1. Struktur Komputer
Harian Fahrul - Struktur komputer dapat didefinisikan sebagai cara-cara dari tiap komponen agar bisa saling terkait. Struktur sebuah komputer secara sederhana, dapat digambarkan dalam diagram pada Gambar 1. Sedangkan Fungsi komputer didefinisikan sebagai operasi masing-masing komponen sebagai bagian dari struktur. Adapun fungsi dari masing-masing komponen dalam struktur tersebut adalah sebagai berikut :

1. Input Device
Adalah sebuah perangkat keras komputer yang berfungsi sebagai alat untuk memasukan data atau perintah ke dalam komputer. Input device adalah alat yang digunakan untuk menerima input dari luar sistem, dan dapat berupa signal input atau maintenance input. Dalam sistem komputer, signal input adalah berupa data yang dimasukkan ke dalam sistem komputer tersebut, sedangkan maintenance input berupa program yang digunakan untuk mengolah data yang dimasukkan. Dengan demikian, alat input selain digunakan untuk memasukkan data juga untuk memasukkan program. Beberapa alat input mempunyai fungsi ganda, yaitu disamping sebagai alat input, juga berfungsi sebagai alat output sekaligus. Alat yang demikian disebut sebagai terminal. Terminal dapat dihubungkan ke sistem komputer dengan menggunakan kabel langsung atau lewat alat komunikasi. Terminal dapat digolongkan menjadi non intelligent terminal, smart terminal, dan intelligent terminal. Non intelligent terminal hanya berfungsi sebagai alat memasukkan input dan penampil output, dan tidak bisa diprogram karena tidak mempunyai alat pemroses. 

Peralatan seperti ini juga disebut sebagai dumb terminal. Smart terminal mempunyai alat pemroses dan memori di dalamnya sehingga input yang terlanjur dimasukkan dapat dikoreksi kembali. Walaupun demikian, terminal jenis ini tidak dapat diprogram oleh pemakai, sedangkan alat input tidak langsung melalui media tertentu sebelum suatu input diproses oleh alat pemroses. Alat input langsung dapat berupa papan ketik (keyboard), pointing device (misalnya mouse, touch screen, light pen, digitizer graphics tablet), scanner (misalnya magnetic ink character recognition, optical data reader atau optical character recognition reader), sensor (misalnya digitizing camera), voice recognizer (misalnya microphone). Sedangkan alat input tidak langsung misalnya keypunch yang dilakukan melalui media punched card (kartu plong), key-to-tape yang merekam data ke media berbentuk pita (tape) sebelum diproses oleh alat pemroses, dan key-to-disk yang merekam data ke media magnetic disk (misalnya disket atau harddisk) sebelum diproses lebih lanjut.

(1) Keyboard
Merupakan Input device standart yang diperlukan dalam setiap PC. Komponen ini tidak mengalami perkembangan yang pesat. Hanya dalam konektor keyboard nya saja yang mengalami perkembangan. Dimulai dengan keyboard XT, keyboard PS2, keyboard USB dan yang baru berkembang sekarang ini adalah keyboard wireless (tanpa kabel).

Gambar 2. Keyboard dengan konektor USB

Gambar 3. Keyboard dan Mouse Wireless
(2) Mouse
Mouse merupakan komponen input yang sanagt diperlukan jika menggunakan sistem operasi grafis. Mouse lebih banyak perkembangannya dari pada keyboard. Mulai dari mouse serial, mouse PS/2, mouse scroll, mouse optik hingga mouse wireless yang saat ini sudah marak di gunakan. 

2. Output Device
Gambar 4. Softcopy device (Output)
Adalah perangkat keras komputer yang berfungsi untuk menampilkan keluaran sebagai hasil pengolahan data. Keluaran dapat berupa hardcopy (ke kertas), soft-copy (ke monitor), ataupun berupa suara. Output yang dihasilkan dari pemroses dapat digolongkan menjadi empat bentuk, yaitu tulisan (huruf, angka, simbol khusus), image (dalam bentuk grafik atau gambar), suara, dan bentuk lain yang dapat dibaca oleh mesin (machine-readable form). Tiga golongan pertama adalah output yang dapat digunakan langsung oleh manusia, sedangkan golongan terakhir biasanya digunakan sebagai input untuk proses selanjutnya dari komputer. Peralatan output dapat berupa Hard copy device seperti Printer dan Soft Copy Device seperti monitor dan projector.

3. I/O Ports
Bagian ini digunakan untuk menerima ataupun mengirim data ke luar sistem. I/O Port juga biasa disebut dengan bagian interface (antar muka) karena peralatan input dan output di atas terhubung melalui port ini.

4. CPU (Central Processing Unit)
CPU merupakan otak sistem komputer, dan memiliki dua bagian fungsi operasional, yaitu: ALU (Arithmetical Logical Unit) sebagai pusat pengolah data, dan CU (Control Unit) sebagai pengontrol kerja komputer. CPU merupakan tempat pemroses instruksi-instruksi program, yang pada komputer mikro disebut dengan micro-processor (pemroses mikro). Pemroses ini berupa chip yang terdiri dari ribuan hingga jutaan IC. Dalam dunia dagang, pemroses ini diberi nama sesuai dengan keinginan pembuatnya dan umumnya ditambah dengan nomor seri, misalnya dikenal pemroses Intel 80486 DX2-400 (buatan Intel dengan seri 80486 DX2-400 yang dikenal dengan komputer 486 DX2), Intel Pentium 100 (dikenal dengan komputer Pentium I), Intel Pentium II-350, Intel Pentium III-450, Intel Celeron 333, AMD K-II, dan sebagainya. Masing-masing produk ini mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing.

5. Memori
(1) Random Access Memory (RAM)
Semua data dan program yang dimasukkan melalui alat input akan disimpan terlebih dahulu di memori utama, khususnya RAM, yang dapat diakses secara acak (dapat diisi/ditulis, diambil, atau dihapus isinya) oleh pemrogram. Struktur RAM terbagi menjadi empat bagian utama, yaitu:
  • Input storage, digunakan untuk menampung input yang dimasukkan melalui alat input.
  • Program storage, digunakan untuk menyimpan semua instruksi instruksi program yang akan diakses.
  • Working storage, digunakan untuk menyimpan data yang akan diolah dan hasil pengolahan.
  • Output storage, digunakan untuk menampung hasil akhir dari pengolahan data yang akan ditampilkan ke alat output.
(2) Read Only Memory (ROM)
Dari namanya, ROM hanya dapat dibaca sehingga pemrogram tidak bisa mengisi sesuatu ke dalam ROM. ROM sudah diisi oleh pabrik pembuatnya berupa sistem operasi yang terdiri dari program program pokok yang diperlukan oleh sistem komputer, seperti misalnya program untuk mengatur penampilan karakter di layar, pengisian tombol kunci papan ketik untuk keperluan kontrol tertentu, dan bootstrap program. Program bootstrap diperlukan pada saat pertama kali sistem komputer diaktifkan. Proses mengaktifkan komputer pertama kali ini disebut dengan booting, yang dapat berupa cold booting atau warm booting. Cold booting merupakan proses mengaktifkan sistem komputer pertama kali untuk mengambil program bootstrap dari keadaan listrik komputer mati (off) menjadi hidup (on). Sedangkan warm booting merupakan proses pengulangan pengambilan program bootstrap pada saat komputer masih hidup dengan cara menekan tiga tombol tombol pada papan ketik sekaligus, yaitu Ctrl, Alt, dan Del. Proses ini biasanya dilakukan bila sistem komputer macet, daripada harus mematikan aliran listrik komputer dan menghidupkannya kembali. Instruksi-instruksi yang tersimpan di ROM disebut dengan microinstruction atau firmware karena hardware dan software dijadikan satu oleh pabrik pembuatnya. Isi dari ROM ini tidak boleh hilang atau rusak karena bila terjadi demikian, maka sistem komputer tidak akan bisa berfungsi. Oleh karena itu, untuk
mencegahnya maka pabrik pembuatnya merancang ROM sedemikian rupa sehingga hanya bisa dibaca, tidak dapat diubah-ubah isinya oleh orang lain. Selain itu, ROM bersifat non volatile supaya isinya tidak hilang bila listrik komputer dimatikan. Pada kasus yang lain memungkinkan untuk merubah isi ROM, yaitu dengan cara memprogram kembali instruksi-instruksi yang ada di dalamnya. ROM jenis ini berbentuk chip yang ditempatkan pada rumahnya yang mempunyai jendela di atasnya. ROM yang dapat diprogram kembali adalah PROM (Programmable Read Only Memory), yang hanya dapat diprogram satu kali dan selanjutnya tidak dapat diubah kembali. Jenis lain adalah EPROM (Erasable Programmable Read Only Memory) yang dapat dihapus dengan sinar ultraviolet serta dapat diprogram kembali berulang-ulang. Disamping itu, ada juga EEPROM (Electrically Erasable Programmable Read Only Memory) yang dapat dihapus secara elektronik dan dapat diprogram kembali.

Selasa, 24 Februari 2015

Rufus, Jawaban untuk membuat bootable praktis dan mudah

Terkadang, Sistem operasi yang kita gunakan mempunyai permasalahan, entah itu error, atau ada file dari sistem yang hilang, atau sistem operasi yang lemot, salah satu jalan untuk mengatasi hal tersebut adalah di re-install, namun ketika kita tidak mempunyai media seperti CD atau DVD untuk menginstall, bagaimana jadinya ?
Jawabannya, Rufus, mungkin anda sudah tau dengan software yang satu ini, Software yang di kembangkan oleh Akeo ini merupakan software yang di kembangkan untuk membuat bootable secara praktis, anda hanya membutuhkan file .iso dari sistem operasi yang akan anda install-kan pada PC anda, File ISO merupakan copy-an dari sebuah CD atau DVD. Untuk membuka sebuah file ISO, kita harus mem-burning atau dengan kata lain memindahkan file ini ke dalam CD atau DVD untuk meng-ekstrak isinya. Begitu juga sebaliknya, untuk menghindari rusaknya fisik pada sebuah CD atau DVD, maka untuk mengantisipasi dari kerusakan tersebut, kita harus mengcopy isi dari CD tersebut ke dalam sebuah bentuk file yang bernama file ISO. 

Dari sekian banyak vendor flashdisk bootable, Rufus merupakan program yang paling cepat dan paling mudah untuk digunakan. Menurut pihak vendornya, Rufus mampu bekerja dua kali lebih cepat dari program sejenisnya. Nah, jika anda ingin mencoba membuat bootable yang praktis dan cepat, anda bisa mencoba download rufus ini disini

Review Adobe Photoshop CS6

Perusahaan aplikasi grafis, Adobe, beberapa waktu yang lalu merilis versi terbaru aplikasi pengolah foto, Adobe Photoshop CS6 dengan menambahkan beberapa fitur terbaru dan kemampuan yang lebih baik tentunya dibandingkan dengan versi sebelumnya. Pada launching kali ini, Photoshop bisa dibilang menjawab semua permasalahan yang didapati user pada versi sebelumnya. 

Salah Satu Contoh fitur terbarunya adalah fitur autosave yang bisa diatur frekuensi waktu penyimpanannya. Fitur kemudian ada juga fitur clonning gambar yang telah di update, jika pada versi sebelumnya penyatuan gambar yang di cloning akan ada gambar yang kurang sesuai, maka pada versi ini Photoshop akan menyesuaikan gambar secara otomatis.

Salah Satu Produk dari Perusahaan
Pengolah Grafis Terkemuka, Adobe Photoshop CS6
Berikut sekilas gambaran mengenai apa saja yang ditawarkan Adobe pada program Adobe Photoshop CS6, sekaligus bisa menjadi bahan pertimbangan anda untuk meng-upgrade aplikasi tersebut.

1. Tampilan interface dapat disesuaikan. Hanya dengan menekan tombol SHIFT + F1 dan SHIFT + F2, kita dapat menyesuaikan kepekatan warna tampilan interface, sehingga anda bisa menyesuaikan tampilan dengan cahaya ruangan dan tidak menyebabkan mata menjadi cepat lelah.

2. Dengan Firur Autosave, anda jangan khawatir kehilangan data karena gara-gara PC hang, atau PC tiba-tiba mati, jadi pekerjaan anda akan tetap aman dengan fitur ini, kemudian fitur autosave ini dapat di atur waktu frekuensinya sampai 5 menit sekali.

3. Pengaturan layer. Satu lagi kebiasaan buruk para Designer Grafis adalah mereka jarang sekali memberikan nama layer, sehingga kadang mereka lupa di layer mana mereka sedang mengedit, padahal layer sedang di kerjakan jumlahnya lumayan banyak dan untuk mencari layer tersebut, butuh waktu yang cukup lama. Maka Adobe selaku vendor software Photoshop CS6 mencoba menyiasati dengan memilah layer ke dalam beberapa action yang bisa dilihat di drop down menu, yaitu jenis, nama, efek, atribut, mode dan warna.

4. Shape dan stroke seperti halnya Adobe Illustrator. Jika sebelumnya shape hanya berbentuk gambar, maka pada Photoshop CS6 shape dan stroke dapat dilakukan seperti halnya Adobe Illustrator. Jadi, Kita bisa menambahkan stroke atau tidak pada shape, atau mengubah warna garisnya,

5. Crop tool yang tidak merusak komposisi dan ukuran frame image aslinya. Jika pada versi sebelumnya, untuk melakukan cropping, crop tool-nya yang digeser, maka pada Photoshop edisi terbaru ini, gambar-lah yang di geser. Foto akan dilingkupi dengan garis cropping, dan sehingga memudahkan kita untuk menyesuaikan gambar sesuai dengan apa yang kita inginkan. Kita bisa mengatur komposisi dari gambar berdasarkan panduan yang bisa dipilih.

6. Content Aware Technology yang telah di Upgrade. Content Aware Technology adalah teknologi yang dikembangkan Adobe untuk mengenali hubungan  elemen dan obyek sebuah gambar yang akan di edit. Simpelnya, Teknologi ini adalah sebuah cara baru untuk cloning yang bisa dengan mudah mengenali area sekitar gambar yang akan di copy atau di delete atau dipindahkan sehingga gambar secara keseluruhan akan nampak alami (natural)


Itulah beberapa fitur adobe photoshop CS6, semoga bermanfaat, jika anda menginginkan software pengolah gambar ini, anda bisa download disini



Rabu, 18 Februari 2015

Kenal lebih jauh dengan Cisco Packet Tracer

Cisco Packet Tracer adalah sebuah software simulasi jaringan yang di peruntukkan bagi kalangan pemula atau menengah untuk merancang sebuah jaringan komputer, Software buatan Cisco System ini awalnya di sediakan untuk kalangan para pelajar, alumni dan fakultas yang sedang atau telah menimba ilmu di Cisco Network Academy. Tujuan dari Cisco Packet Tracer ini adalah agar pengguna lebih memahami akan prinsip kerja jaringan komputer, dengan berbagai macam fasilitas, alat virtual yang memadai dan bermacam-macam, kemudian routing yang lengkap (Static, RIP, EIGRP, OSPF) sampai Cloud , bisa memanjakan pengguna untuk merancang jaringan sebesar mungkin dan pastinya pengguna akan mempunyai pandangan terhadap jaringan yang akan di buat.

Contoh Simulasi Jaringan Cisco Packet Tracer
Cisco Packet Tracer yang terbaru yaitu versi 6.1.1. Dalam versi ini dapat mensimulasikan Application Layer protocols, Routing dasar Static, OSPF, RIP dan EIGRP, sampai ke tingkat yang dibutuhkan pada kurikulum CCNA, sehingga bila dilihat sekilas, software Packet Tracer ini bertujuan untuk kelas CCNA. Kemudian ada juga Fitur Firewall, jadi anda bisa mensimulasikan firewall, bagaimana sistemnya dan sebagainya. Target dari Cisco Packet Tracer ini adalah menyediakan simulasi jaringan yang nyata, namun terdapat beberapa keterbatasan berupa pengurangan beberapa command yang digunakan pada alat aslinya yaitu pengurangan command pada Cisco IOS. Dengan keluarnya versi 6, beberapa fitur ditambahkan, termasuk fitur BGP. BGP bukan termasuk kurikulum CCNA, akan tetapi masuk dalam kurikulum CCNP.

Jadi bagi anda yang mau belajar konsep dasar jaringan pemula dan menengah, anda bisa mencoba software ini, anda bisa download di sini